oleh

Trio Karateka Difabel Gojukai Soppeng Membanggakan.

Makassar, Rilisinfo.Com –  Festival Olahraga Disabilitas Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang dilaksanakan oleh YAGPI (Yayasan Gema Prestasi Indonesia) yang bekerjasama dengan Kementrian Pemuda dan Olahraga Indonesia, Bertempat di Lapangan Emmy Saelan Makassar. Minggu, 06 Oktober 2019.

Kontingen Soppeng tampil memukau, memperagakan teknik seni bela diri karate (gojukai) di hadapan Deputi Olahraga Prestasi Kemenpora, Kadispora Sulsel, Kadispora Makassar, Walikota makassar dan Kadis pendidikan sulsel, serta ratusan peserta Festival Olahraga Disabilitas Tingkat Provinsi Sulsel.

Muh. Adnan (Tuna grahita yang juga merupakan siswa dari SMKN 3 Soppeng), A. Herman Herianto (Tuna wicara dari  Lamogo Pattojo), Adhiwira Estikiawan (Tuna wicara dari Lalabata Soppeng)

Mereka merupakan karateka “difabel” yang dibina oleh Gojukai Soppeng di beberapa tempat atau unit latihan, yaitu di Unit KONI Soppeng, Unit Lamogo Pattojo dan di Unit Kegiatan Ekstrakurikuler Karate SMKN 3 Soppeng, bahkan ada satu diantaranya yang pernah berprestasi dalam event karate umum, yaitu Kejuaraan Karate Tingkat Provinsi KAJATI/KAJARI CUP di Kabupaten Soppeng Tahun 2017 dimana seorang difabel tuna wicara Adhiwira Estikiawan berhasil meraih medali emas di kelas kumite -60 kg putera dalam event tersebut.

Mukhardiaman, M.Si. Sekretaris Umum GOJUKAI Soppeng dan FORKI Soppeng yang di hubungi awak media menyampaikan bahwa Kabupaten Soppeng adalah salah satu daerah di Sulawesi Selatan yang mempunyai komitmen tinggi dan konsisten dalam hal pembinaan prestasi olahraga, seperti halnya di cabang olahraga karate.

Dengan adanya Workshop dan Festival Olahraga Disabilitas, maka kami selaku pelatih sangat terbantu, minimal mendapatkan informasi tentang kebijakan pemerintah dalam memberi ruang bagi anak disabilitas, baik dalam hal kesempatan layanan pendidikan, ataupun pembinaan dan pengembangan prestasi, yang pada akhirnya nanti juga turut mengangkat nama baik daerah.

Karate saat ini belum masuk dalam daftar cabang olahraga yang dipertandingkan di dunia olahraga disabilitas, tapi tidak menutup kemungkinan bahwa seiring dengan perkembangan waktu, karate dapat dimasukkan ke dalam daftar cabang olahraga disabilitas seperti judo, menembak, panahan, renang, bulutangkis, tenis meja, catur dan beberapa cabang olahraga lainnya yang memang telah ada dalam daftar cabang olahraga disabilitas (23 cabor). Sehingga ke depannya nanti, kami sangat mengharapkan bantuan dan bimbingan dari seluruh stekholder yang ada, baik dari pemerintah ataupun organisasi-organisasi terkait seperti YAGPI ataupun NPC Sulawesi Selatan, agar dapat membantu kami, utamanya dalam hal pola-pola manajemen dan teknik kepelatihan bagi atlet-atlet yang berkebutuhan khusus atau difabel.

Kegiatan tersebut menurutnya luar biasa baik, sangat bermanfaat dan menjadi moment penting bagi kami di daerah. Olehnya itu, kami merasa sangat bersyukur dan berbahagia sekali dapat diundang dan difasilitasi dalam kegiatan tersebut. (tambahnya).

Reporter : A. Adhy

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *