oleh

Pengedar Sabu Tertangkap Saat Beroperasi di wilayah Gowa

GOWA, RILIS-INFO.com — Satuan narkoba Polres Gowa kembali melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku penyalahgunaan narkotika/pengedar Lk. AR alias Pedi (21) warga Barombong Gowa.

Pelaku yang kesehariannya sebagai buruh harian ini merupakan seorang pengedar sabu dan beroperasi di wilayah Gowa sejak sebulan terakhir lalu ditangkap pada Sabtu (25/01/ 2020) sekitar pukul 12.30 Wita.

Penangkapan berawal dari informasi warga masyarakat yang resah katna sering melihat pelaku bertransaksi narkoba dengan pemuda Kalegowa.

Atas laporan tersebut kemudian dilakukan penyelidikan dan menangkap pelaku saat melakukan transaksi dengan warga Kalegowa pukul 12.00 Wita.

Konsumen pelaku dari kalangan pemuda kemudian sabu didapatkan dari rekannya berinisial AD yang merupakan warga Alatapampang Kec Palangga seharga Rp. 1,4 juta per 1 gram kemudian ditakar menjadi beberapa sachet lalu dijual ke konsumen seharga Rp. 100.000.

Dari tangan pelaku diamankan sabu seberat 1,44 gram beserta 1 batang kaca pireks, 1 buah pembungkus rokok Surya Pro dan 1 buah tas selempang warna hitam.

Atas perbuatannya ia dijerat dengan Pasal 114 (1) Sub 112 (1) UU No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara.

Untuk terduga pelaku berinisial (AD) akan dilakukan pengejaran agar dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya didepan hukum,” ternag Kasat Narkoba Polres Gowa AKP. Maulud.

Terpisah Kapolres Gowa mengatakan,” mengapresiasi upaya penegakan hukum yang dilakukan satuan narkoba dan berharap kasus demi kasus dalam penyalahgunaan Narkoba terus dilakukan agar warga Gowa tidak ikut menjadi pemakai, pengedar apalagi sebagai bandar Narkoba,” terangnya.

Saya tegaskan bahwa penegakan hukum terhadap penyalahgunaan narkoba di Gowa ini akan terus kami lakukan dan, menghimbau kepada masyarakat untuk menginformasikan kepada pihak kepolisian jika melihat dan mengetahui adanya aksi transaksi disekitar tempat tinggalnya, tutup Kapolres Gowa AKBP Boy Samola. (*)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *